Tampil di BeTe KiTa, Dijamin Tidak bete Lagi!

Mau tampil di BeTe KiTa? Gampang.....! Tinggal kirim data informasi dan foto (bila ada) ke e-mail: betekita@yahoo.com. Tampil di BeTe KiTa dijamin bakalan tidak bete lagi. Coba aja.... deh.

Sudah ada tiga orang yang mendaftar menjadi calon Ketua Umum PP Pelti 2012 - 2017. Menurut Anda siapa yang pantas memimpin Pelti.

Kepengurusan PP Pelti 2007-2012 segera berakhir. Bagaimana menurut Anda tenis Indonesia selama 10 tahun ini?

Jumat, 16 November 2012

Konsolidasi Mewah Maman Wirjawan di Hotel Menara Peninsula

Manuver calon ketua umum Pelti, Wailan Walalangi dan Jafar Hafsah menggelar konsolidasi para Pengprov (Pengurus Provinsi) Pelti di Hotel Century Senayan, Jakarta, 10 November lalu, langsung dijawab dengan gerakan serupa oleh calon ketua umum lainnya, Maman Wirjawan. Jadilah persaingan perebutan orang nomor satu tenis Indonesia yang awalnya sepi kini mulai ramai dan memanas. Marwan mengadakan konsolidasi 14 November di Hotel Menara Peninsula Jakarta yang diketahui merupakan milik dari Ketua Umum PP Pelti saat ini, Martina Wijaya.



Karena diadakan di "rumahnya" Martina maka Martina juga hadir dalam pertemuan itu. Menurut bisik-bisik Martina yang selalu didampingi Sekjen PP Pelti Subronto Laras juga ikut memberi pengarahan. Bisik-bisik itu menceritakan Martina meminta agar para Pengprov menghadap calon ketua umum yang sebelumnya diluncurkan orang-orang Pelti, Mari Eka Pangestu. Para Pengprov diminta agar mendukung Mari berduet dengan Maman.

Sayang pembisik itu tidak menyebutkan bagaimana reaksi para Pengprov yang sudah dijamu di hotel mewah itu. Apakah mereka menerima pengarahan itu? Jika ia maka Maman jadi dikorbankan menjadi wakil ketua umum nantinya. Padahal Maman bukan orang sembarangan.dan sebelumnya sudah menyatakan maju sebagai calon ketua umum. Bukan jadi orang nomor dua. Maman siap memimpin Pelti dan ingin berbuat sesuatu untuk tenis Indonesia. 

 Maman tentu tidak ingin dijadikan nomor dua. Ia bukan orang sembarangan. Ia kaka kandung Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang kini belum resmi menjadi Ketua Umum PB PBSi karena pemilihannya di Munas dinilai cacad. Gita naik jadi ketua umum karena terlalu dipaksakan oleh pengurus lama PBSI. Jadilah ia korban permainan kasar pengurus PBSI. Sampa kini pemilihan Gita terus menjadi masalah dan menimbulkan kisruh.

Akankah pengurus lama PP Pelti juga akan melakukan kesalahan yang sama dengan di PBSI? Kalau terlalu memaksakan maka bisa jadi begitu. Namiun kalau tidak maka segalanya akan lain.

Semoga pengurus lama Pelti tidak begitu. Martina orangnya sangat baik dan mengayomi. Sebagai ibu tenis Indonesia ia pasti menerima siapa pun anak-anaknya menjadi Ketua Umum Pelti menggantikan posisinya. Martina sangat demokratis dan mumpuni. Martina tentu tidak akan mengorbankan reputasinya dengan tindakan yang tidak demokratis. Akan bagus kalau Martina meninggalkan tahtanya dengan elegan dan damai.

Yang jelas pertemuan konsolidasi Pengprov di Peninsula berjalan sukses besar. Para Pengprov sangat dihirmati. Mendapat jamuan yang mewah. Tidur di kamar yang mewah pula. Segalanya ada dan beres.

Lagi lagi menurut pembisik, para Pengprov yang hadir sangat gampang menukar uang penggatian tiket. Urusan lainnya juga lancar. Pokoknya para Pengprov sangat puas dan kembali dengan senang hati ke daerah masing-masing.

Yang pelaing bergembira tentu Ketua Pengprov Kalsel Teguh Juawandie yang sukses menjamu dengan mewah rekan-rekannya. Sebagai Ketua tim sukses Maman maka Teguh yang pengusaha juga ikut berkorban mengeluarkan dana penjamuan dan penyambutan dan servis. Kabarnya wakil dari Pengprov Maluku, NTT dan Sumsel juga ikut menyumbang dana untuk sukses Maman.

Dengan didukung Martina, Subronto yang pengusaha sangat sukses maka acara berlangsung laur biasa hebatnya. Apalagi ada tambahan dana dari Pengprov Kalsel, NTT, Sumsel dan Maluku. Luar biasa sekali. Teguh kata pembisik itu menyatakan dia mau mendukung dana Maman kalau seandainya tidak ada yang mau. Teguh sudah bulat mendukung Maman. Apa pun akan dilakukannya dengan dukungan NTT, Sumsel dan Maluku. Termasuk kalau Martina dan Subronto tidak mau keluar dana mendukung Maman.

"Kecil itu. Saya yang akan dukung Pak Maman. Tidak ada calon lain lagi. Harus Pak Maman. Masak Ibu Mari dipaksa-paksa kalau sudah tidak mau," ujar salah satu Pengprov yang sejak awal getol berpose dengan Maman.

Tidak lupa ia menegaskan, pertemuan di Peninsula ini sangat memuaskan. Semua happy dan senang. Sungguh menenyangkan jadi Pengprov, katanya lagi sambil tersenyum.

Kalau begitu maka Mawan menguat karena bisa menyisihkan Mari Pengestu. Wah ini akan membuat kubu Wailan dan Jafar harus lebih kerja keras. Siapa pemenangnya?  Suara Pengprov yang sejati yang menentukan.. ****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar